Turin -
Gelandang Empoli Liam Henderson mendapat dua kartu kuning saat menyingkirkan Juventus di perempatfinal Coppa Italia pekan ini, namun ia tak diusir wasit Francesco Fourneau. Kenapa?
Pada laga di Allianz Stadium, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB, Empoli mengalahkan Juventus via adu penalti usai bermain 1-1 selama 90 menit. Tim tamu menang 4-2 dalam babak tos-tosan.
Henderson ikut menjadi salah satu penendang Empoli. Ia maju sebagai eksekutor utama dan sukses mengecoh kiper Juventus Mattia Perin. Usai mencetak gol, ia mendapat kartu kuning akibat selebrasi berlebihan di depan ultras Juventus di tribune belakang gawang.
Itu menjadi kartu kuning kedua bagi gelandang 28 tahun tersebut di laga ini. Kartu kuning pertama didapat olehnya pada menit ke-65 usai melakukan pelanggaran.
Meski demikian, Henderson tetap berada di lapangan hingga usai. Wasit pun tidak salah dalam mengambil keputusan.
Mengacu laws of the game 2024/25 pasal 10 mengenai adu penalti, dijelaskan bahwa kartu kuning yang didapat di waktu normal 'diputihkan' dalam adu penalti. Sehingga pemain yang menerima dua kartu kuning dalam dua situasi berbeda takkan diusir dari lapangan.
Meski begitu, dua kejadian itu dicatat dalam laporan wasit. Nantinya tetap ada perhitungan akumulasi kartu untuk Henderson di Coppa Italia.
Empoli akan menghadapi Bologna dalam semifinal yang akan digelar April nanti. Dalam pertemuan dua leg, Empoli akan menjadi tuan rumah lebih dulu.
(adp/aff)